Top latest Five dewa pencipta alam semesta Urban news
Wiki Article
Semasa dalam perjalanan untuk menikmati makanan laut di Tg Dawai, saya terpandang beberapa tandan buah nipah yang diletakkan di hadapan gerai di tepi jalan. Saya tidak dapat meminta hubby berhenti memandangkan kami mengikut kereta Haji Zul Darus. Dalam perjalanan balik, gerai pulak telah ditutup.
Semasa hidupnya Nabi Muhammad memberikan cinta kasih yang mendalam terhadap cucunya, cinta beliau terhadap cucu-cucunya menjadi contoh teladan bagi umat Muslim dalam menjalin hubungan more info keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang.
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.
Sebab perkataan ini bukanlah perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu, dan dengan perkataan ini akan lanjut umurmu di tanah, ke mana kamu pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya.”
Dengan menaruh harapan kita pada Tuhan dan janji-janji-Nya, kita memiliki kekuatan untuk menghadapi masa-masa sulit dengan keberanian dan ketabahan. Harapan adalah jangkar yang menenangkan kita di tengah badai kehidupan, memberikan kita kekuatan untuk bertahan dan terus maju.
Allah ingin kita bergantung pada-Nya: Salah satu alasan Allah memberikan kekuatan kepada kita adalah agar kita belajar untuk bergantung pada-Nya. Ketika kita menyadari bahwa kita tidak dapat melakukannya sendiri, kita akan berpaling kepada-Nya untuk mendapatkan kekuatan.
Buah ini dilitupi dengan kulit yang bertekstur seperti gabus dan akan gugur dan terapung ke dalam sungai apabila masak. Isi buah nipah boleh dimakan terutama sekali buahnya yang masih muda, bagi buah nipah yang tua pula, isinya agak keras.
Disebutkan dari berbagai sumber, semasa hidup, Hasan dikenal sebagai sosok yang cerdas dan mampu menghapal hadis dan Al-Quran dengan cepat. Pun memiliki sifat lemah lembut. Ia juga dijuluki sebagai 'karimu ahlil bait' atau keluarga Rasulullah yang paling dermawan.
عَنْ أبي هريرة - رضي الله عنه - : قال : «قَبَّلَ رسولُ الله -صلى الله عليه وسلم- الحسنَ بنَ عَليٍّ ، وعنده الأقْرَعُ بنُ حابس التميميُّ ، فقال الأقرعُ : إِن لي عَشْرة من الوَلَد ما قَبَّلْتُ منهم أحدا ، فنظر إِليهِ رسولُ الله -صلى الله عليه وسلم- ثم قالَ : مَن لا يَرْحَمْ لا يُرْحَمْ».أَخرجه البخاري، ومسلم، والترمذي، وأبو داود
” Pernyataan Yesus yang penuh kuasa ini memberikan contoh potensi yang ada dalam diri individu yang dengan sepenuh hati percaya kepada Tuhan.
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.
Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Ayat ini mengajarkan kita bahwa kita tidak perlu takut dalam menghadapi kesulitan, karena Allah berjanji untuk memberikan kekuatan yang kita butuhkan untuk melewatinya.
Bayangan berjalan melewati lembah bayang-bayang kematian dapat membangkitkan perasaan takut dan tidak aman.
Report this wiki page